Catatan Sejarah Gunung Slamet 3.428 mdpl


Catatan Sejarah dan Ekologi Gunung Slamet 3.428 mdpl
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas





Catatan Sejarah










Gunung Slamet pada tahun 1910.







Sejarawan Belanda, J. Noorduyn berteori bahwa nama "Slamet" adalah relatif baru, yaitu setelah masuknya Islam ke Jawa (kata itu merupakan pinjaman dari bahasa Arab). Ia mengemukakan pendapat bahwa yang disebut sebagai Gunung Agung dalam naskah berbahasa Sunda mengenai petualangan Bujangga Manik adalah Gunung Slamet, berdasarkan pemaparan lokasi yang disebutkan [3].


Ekologi



Iklan ada di sini

Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim